MC - KCBM

Pengertian “might be” dalam Munificentissimus Deus

In Wawasan on 07/02/2012 at 21:39

Konstitusi Apostolik Munificentissimus Deus, yang mendefinisikan Dogma Maria Diangkat ke Surga, dipromulgasikan oleh Paus Pius XII pada tanggal 1 November 1950.

Paragraf 40 berbunyi:

Hence the revered Mother of God, from all eternity joined in a hidden way with Jesus Christ in one and the same decree of predestination, immaculate in her conception, a most perfect virgin in her divine motherhood, the noble associate of the divine Redeemer who has won a complete triumph over sin and its consequences, finally obtained, as the supreme culmination of her privileges, that she should be preserved free from the corruption of the tomb and that, like her own Son, having overcome death, she might be taken up body and soul to the glory of heaven where, as Queen, she sits in splendor at the right hand of her Son, the immortal King of the Ages.

Keberatan Protestan:

Paus Pius XII bahkan tidak dapat mengkonfirmasikan kebenaran faktual pengangkatan Maria ke surga ini. Pius XII berspekulasi, bahwa Maria ‘mungkin’ (might be) telah diangkat tubuh dan jiwanya ke surga. Hal ini menunjukkan bahwa Paus Pius XII tidak dapat memastikan kebenaran kenaikan tersebut! Semua hanya spekulasi.

Tanggapan Katolik:

Saudara kita yang mengutip perikop ini mengatakan karena perkataan ‘might be’ tersebut, maka disimpulkan bahwa Bapa Paus Pius XII hanya berspekulasi bahwa Bunda Maria hanya ‘mungkin’ di angkat ke surga. Saya ingin melihatnya secara objektif saja, sebab konteks kalimat tersebut, sebenarnya bukan demikian. Maksudnya ‘might be’ di sini adalah, ‘supaya ia dapat’/ so that it is possible for her to be.Might’ di sini sama artinya seperti yang disebut dalam Jn 1:7, “that through Him [Jesus] all men might believe.” / “Ia [Yohanes] sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh Dia semua orang menjadi percaya.” (Yoh 1:7). Atau, 1Pet 2:24, “so that we might die to sins and live…”/ “Ia telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran (1 Ptr 2:24). Atau 1 Jn 3:5, “so that He [Jesus] might take away our sins”/ “bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa…”(1 Yoh 3:5).

Dan masih ada banyak lagi ayat dalam Alkitab yang memakai kata ‘might’, tapi maksudnya bukan ‘mungkin’ tetapi ‘supaya sesuatu terjadi’ akibat dari pernyataan sebelumnya.

Dikutip dan diolah kembali dari sumber katolisitas dot org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: