MC - KCBM

Maria adalah Bunda Misionaris

In Berita on 31/05/2011 at 09:55

Vatikan, 1 Juni 2010 (Zenit.org) – Orang Kristen diminta untuk melampaui zone kenyamanan mereka guna membawa Kristus kepada orang lain, dan Maria adalah sahabat mereka dan “bunda yang peduli” dalam upaya misionaris mereka, demikian kata Benediktus XVI.

Paus mengatakan hal ini Senin malam di Vatican Gardens pada perayaan tradisional Maria untuk menutup bulan Mei. Setelah prosesi dan pendarasan rosario, peziarah berkumpul di Gua Bunda Maria dari Lourdes untuk mendengar meditasi Bapa Suci mengenai misteri Kunjungan tersebut.

“Dalam peristiwa Perawan Maria yang pergi untuk mengunjungi sepupunya Elizabeth, kami menyadari contoh yang paling jernih dan arti yang paling benar dari perjalanan kita orang yang percaya dan perjalanan Gereja itu sendiri,” kata Paus. “Gereja adalah misionaris menurut kodratnya; ia dipanggil untuk mewartakan Injil di mana pun dan selalu, untuk meneruskan iman kepada setiap laki-laki dan perempuan, dan kepada setiap kebudayaan.”

“Perjalanan Maria adalah sebuah perjalanan misionaris yang otentik,” lanjut Bapa Suci. “Ini adalah suatu perjalanan yang membawanya jauh dari rumah, mendorong dia kepada dunia, ke tempat-tempat yang asing bagi kebiasaannya sehari-hari, membuatnya mencapai, dalam arti tertentu, batas-batas dari apa yang dia bisa capai.”

“Di sinilah letak, juga bagi kita, rahasia kehidupan kita sebagai individu dan sebagai orang Kristen. […] Kita diminta untuk keluar dari diri kita sendiri, dari tempat perlindungan kita, untuk pergi kepada orang lain, ke berbagai tempat dan kalangan. Ini adalah yang Tuhan minta dari kita.

Dan adalah Tuhan, kata Benediktus XVI, yang memberikan kita “Maria sebagai teman perjalanan dan bunda yang peduli. Dia memberikan kita perlindungan, karena dia mengingatkan kita bahwa Putranya Yesus selalu bersama kita.”

Pelayanan dan evangelisasi

Paus mencatat bahwa Maria telah pergi untuk mengunjungi Elizabeth, dan tinggal bersama dengannya selama tiga bulan. Elizabeth, kata Paus, adalah “simbol dari semua orang yang lanjut usianya dan sakit, lebih dari itu, simbol dari semua orang yang membutuhkan pertolongan dan cinta.”

“Dan Maria – yang menggambarkan dirinya sendiri sebagai “hamba Tuhan” – membuat dirinya sendiri hamba dari manusia,” tambahnya. “Lebih tepatnya, dia melayani Tuhan yang dia jumpai dalam diri saudara-saudara.”

Bapa Suci menjelaskan bahwa kebaikan hati Maria tidak berhenti dengan pelayanan, tetapi tentu saja “mencapai puncaknya dengan memberikan Yesus sendiri.”

Ketika anak yang belum dilahirkan itu melonjak di dalam rahim Elizabeth setelah mendengar suara Maria, “kita, dengan demikian, berada di jantung dan puncak dari misi evangelisasi tersebut,” kata Paus. “Kita berada dalam arti paling benar dan tujuan yang paling murni dari semua upaya misionaris: untuk memberikan manusia Injil yang hidup dan pribadi, yang adalah Tuhan Yesus sendiri.”

“Yesus adalah satu-satunya harta yang sejati yang kita harus berikan kepada kemanusiaan,” lanjut Paus. “Adalah bagian dari harta itu bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kerinduan yang mendalam, bahkan ketika mereka tampaknya mengabaikan atau menolaknya. Adalah bagian dari harta itu bahwa masyarakat di mana kita hidup, di Eropa ataupun di seluruh dunia, sangat membutuhkannya.

“Bagi kita telah dipercayakan tanggung jawab luar biasa ini. Marilah kita menghidupinya dengan sukacita dan komitmen, sehingga kita akan benar-benar menjadi sebuah peradaban di mana kebenaran, keadilan, kebebasan dan cinta memerintah, sokoguru yang fundamental dan tak tergantikan dari hidup berdampingan sejati yang tertib dan damai.”


Sumber: Zenit Dot Org

Penerjemah: PM

  1. Sangt membntu saya,
    Suka bgt!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: