MC - KCBM

Bidaah Helvidianisme – Bidaah yang Menolak Dogma Maria Perawan-Selamanya

In Wawasan on 31/05/2011 at 11:17

Meski para pelopor Protestanisme semacam Martin Luther, John Calvin ataupun Zwingli masih mengakui dan mengajarkan bahwa Bunda Maria adalah Perawan-Selamanya, bahkan ketika mereka memulai gerakan Protestanismenya, namun dewasa ini praktis semua denom Protestan menolak hal tersebut.

Namun percayakah kita bahwa penolakan tersebut sebenarnya bukan hal baru ? Buku Reason to Believe yang ditulis oleh Scott Hahn mengemukakan bahwa ternyata ajaran sesat (bidaah) itu sudah ada pada abad ke-4 yang dinyatakan oleh Helvidius !

Bidaah yang dinamakan Helvidianisme ini muncul akibat pemahaman Helvidius yang keliru terhadap nas Matius 1:25 yang menyatakan bahwa Yosef “tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki”. Helvidius memahami bahwa penggunaan kata “sampai” dalam nas Matius itu untuk menyiratkan bahwa sesudah Maria melahirkan, dia dan Yosef melakukan hubungan suami-istri sebagaimana layaknya dalam perkawinan biasa.

Buku Scott Hahn itu lalu menjelaskan pembelaan St. Hieronimus akan dogma Maria Perawan-Selamanya sebagaimana yang ditulis dalam bukunya berjudul Against Helvidius: The Perpetual Virginity of Mary pada tahun 383.

St. Hieronimus dengan mudah menggugurkan argumen itu dengan menunjukkan penggunaan lain dari kata“sampai” itu di dalam Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama Septuaginta. Beberapa di antaranya akan terasa aneh hasilnya jika cara Helvidius membaca nas Matius 1:25 itu diterapkan, misalnya pada: “Sampai hari matinya Samuel tidak melihat Saul lagi” (1 Sam 15:35) dan “Mikhal binti Daud tidak mendapat anak sampai hari matinya” (2 Sam 6:23) Tidak ada satu pun dari ayat-ayat ini menunjukkan keadaan yang berubah sesudah istilah “sampai”.


Dibahasakan ulang dari Indonesian-Papist oleh PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: