MC - KCBM

Rencana Perdamaian Surgawi

In Wawasan on 15/04/2011 at 02:52

Pengantar

Artikel ini merupakan terjemahan dari tulisan Rm Ladis J. Cizik yang dimuat di catholicculture dot org dan ewtn dot com. Diterjemahkan secara bebas dari sumber pertama -jika ada perbedaan di antara keduanya- oleh MT dan diedit oleh ED.

Dapat disebarluaskan dengan tetap mencantumkan bagian Pengantar ini.

Islam

Islam adalah kata dalam Bahasa Arab yang dapat diartikan sebagai “untuk pembuat perdamaian.” Islam adalah agama yang didirikan oleh Muhammad, yang memandang Qur’an sebagai kitab sucinya. Selain itu, Islam menerima Perjanjian Baru orang Kristen dan Perjanjian Lama orang Yahudi sebagai karya yang terinspirasi secara Ilahi. Para pengikut Islam dikenal sebagai umat Islam (atau juga sebagai kaum Moor, kaum Turk, dan kaum Muslim) dan, seperti orang-orang Yahudi dan Kristen, percaya pada hanya satu Allah. Namun, selama berabad-abad, Muslim telah terlibat dalam perang yang luar biasa dengan orang Kristen dan Yahudi. Meski demikian tampaknya ada sedikit harapan untuk perdamaian. Dan rupanya, Rencana Perdamaian Surgawi, yang melibatkan Bunda Maria ini, terbukti di Fatima, Portugal, serta tempat-tempat lain di seluruh dunia.

Fatima

Kaum Moor pernah menduduki Portugal. Desa Fatima diberi nama sesuai nama Islam seorang Putri dari daerah sekitar Benteng Ourem yang dicintai publik. Dia meninggal pada usia dini setelah menikahi Pangeran dari Ourem dan berpindah ke Katolik. Sang Putri yang dibaptis dengan nama Kristen Oureana ini bernama “Fatima” sejak lahir. Seperti banyak gadis muslim lainnya, nama ini untuk menghormati putri Muhammad. Terhadap putrinya, Fatima, pendiri Islam, Muhammad, berkata, “Dia memiliki tempat tertinggi di Surga setelah Sang Perawan Maryam.”

Ini adalah sebuah fakta bahwa umat Islam dari berbagai bangsa, terutama dari Timur Tengah, membuat begitu banyak ziarah ke tempat suci Our Lady of Fatima di Portugal yang mana para pejabat Portugal telah menyatakan kepeduliannya. Kombinasi nama Islam dan devosi Islam kepada Santa Perawan Maria adalah daya tarik besar bagi umat Islam.  God is writing straight with crooked lines [1], seperti yang akan kita lihat, Fatima adalah bagian dari Rencana Perdamaian Surgawi. Hal ini merupakan harapan bagi dunia.

Qur’an

Di dalam Qur’an, nama suci dari Santa Perawan Maria disebutkan tidak kurang dari 30 kali. Bahkan tidak ada nama wanita lain disebutkan, tidak pula nama dari anak perempuan Muhammad, Fatima. Di antara laki-laki, hanya Ibrahim, Musa dan Nuh yang disebutkan lebih banyak daripada Sang Perawan. Dalam Qur’an, Bunda Maria digambarkan sebagai “Perawan, sungguh Perawan.” Keyakinan islami mengenai keperawanan Maria membuat malu keyakinan sesat mereka yang menyebut diri mereka sendiri Kristen namun menyangkal keperawanan abadi Maria. Jangan salah, ada hubungan yang sangat khusus antara Santa Perawan Maria dan kaum Muslim!

Tanah Suci

Tanah Suci telah menjadi medan pertempuran nyata antara orang-orang Islam dan Kristen selama berabad-abad. Bukti-bukti dari hal ini adalah banyaknya gereja dan basilika yang telah dibangun oleh Gereja, dihancurkan oleh kaum Muslim ,dibangun kembali oleh Crusaders [Prajurit Salib] Katolik, diratakan lagi oleh para pengikut Islam, dan seterusnya sepanjang sejarah. Namun, ada satu pengecualian yang ajaib: Basilika Santa Anna di Yerusalem.

Crusaders membangun gereja ini dan memberi nama itu untuk menghormati ibunda Santa Perawan Maria. Dalam ruang bawah tanah Basilika S. Anna, sebuah patung Bayi Maria dihormati di tempat yang diyakini sebagai tempat yang tepat di mana Bunda Maria dilahirkan. Penghormatan mereka yang besar telah menghalangi kaum Muslim untuk menghancurkan tempat kelahiran Sang Bunda. Dasar bagi Rencana Perdamaian Surgawi di Fatima, Portugal, dapat ditemukan di Tanahnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Spanyol

Ketika kaum Muslim menyapu Spanyol dalam abad ke-8, sebuah harta karun besar religus dikuburkan untuk menjaga keamanan di bumi, tinggi di Pegunungan Estremadura. Harta karun itu berupa patung Bunda Maria yang sedang menggendong Yesus Anak Allah yang sangat dihormati yang merupakan hadiah dari Paus Gregorius Agung untuk Uskup Leander dari Sevilla. Setelah menggulingkan pendudukan kaum Moor, patung itu ditemukan pada tahun 1326, menyusul penampakan Bunda Maria kepada seorang gembala yang rendah hati bernama Gil. Patung Bunda Maria yang sangat spesial ini diabadikan di dekat Biara Fransiskan terdekat di sebelah “Sungai Wolf”.

Umat Islam, selama pendudukan mereka atas Spanyol, sesungguhnya telah menamai sungai tersebut. Istilah Islam untuk Sungai Wolf adalah “Guadalupe” (Guada = Sungai; Lupe = Wolf). Karenanya, patung Katolik terkenal di Spanyol itu telah dikenal sejak abad ke-14, dengan nama Islam “Our Lady of Guadalupe“.

Meksiko

Dalam kepenuhan waktu, kita dapat meyakini bahwa Allah Mahakuasa sudah mengetahui bahwa agama Islam akan menjadi ancaman serius bagi kekristenan. Allah juga sudah tahu bahwa para misionaris Spanyol akan menghadapi perlawanan serius dalam “dunia baru” dari orang Indian Aztec yang sangat berkuasa. Suku Aztec menyembah sebuah batu “dewa ular” yang jahat yang menuntut pengorbanan manusia. Hal ini sangat menyulitkan untuk memenangkan jiwa-jiwa bagi Kristus dari orang-orang liar yang haus darah. Namun, dengan Allah segala sesuatunya mungkin. Bunda Maria menampakkan diri kepada seorang Indian Aztec yang rendah hati yang menjadi Katolik dengan nama Juan Diego pada tahun 1531. Ketika ditanya namanya oleh Juan Diego, atas permintaan uskup lokal, jawaban Bunda Maria, dalam bahasa Aztec, mencakup kata-kata “te coatlaxopeuh” (diucapkan: “te quatlasupe“) yang berarti “orang yang meremukkan kepala ular batu. ”

Untuk Juan Diego dan rekan-rekan Aztec-nya, wahyu ini memiliki makna yang besar, ditambah dengan gambar ajaib Bunda Maria yang sedang berdiri di atas “bulan sabit,” simbol dari dewa ular yang jahat ini. Gelombang pasang pertobatan menjadi Katolik terjadi. Namun, Uskup Zumarraga, yang berasal dari Spanyol, membuat apa yang tidak diragukan lagi sebuah “kesalahan surgawi” yang suatu hari dapat menyebabkan pertobatan massal umat Islam. Untuk telinga Spanyol sang uskup, nama Aztek dari Bunda Maria “Te Quatlasupe” terdengar seperti nama Madonna dari Spanyol yang dihormati dengan nama Islam, “Guadalupe“. Hal ini menarik karena “bulan sabit” adalah juga simbol untuk Islam dan bahwa tempat suci Amerika untuk Bunda Maria memiliki nama Islam.

Pertempuran Lepanto

Pada tanggal 7 Oktober 1571, sebuah kemenangan besar atas armada Turki perkasa yang dimenangkan oleh angkatan laut Katolik yang terdiri terutama dari Spanyol, Venesia, dan Genoa di bawah komando Don Juan dari Austria. Ini adalah pertempuran terakhir di laut antara kapal-kapal “oared“, yang menampilkan angkatan laut paling kuat di dunia, sebuah kekuatan umat Islam dengan antara 12.000 dan 15.000 budak Kristen sebagai pendayung. Sementara kapal-kapal Katolik terdiri dari tim campur baur yang didukung oleh Rosario Suci dari Santa Perawan Maria.

oared-galley - http://www.indiana.edu

Mengetahui bahwa pasukan Kristen memiliki kerugian dalam hal material, Bapa Suci, St Paus Pius V, menyerukan agar seluruh Eropa berdoa Rosario untuk meraih kemenangan. Kita tahu sekarang ini bahwa kemenangan itu menentukan untuk mencegah invasi Islam di Eropa, dan terbukti Tangan Tuhan bekerja melalui Bunda Maria. Pada detik-detik kemenangan, St Paus Pius V, yang ratusan mil jauhnya di Vatikan, dikatakan telah bangkit dari pertemuan, berjalan ke jendela, dan berseru dengan pancaran supranatural, “Armada Kristen berjaya ! ” dan meneteskan air mata tanda syukur kepada Allah.

Interior Gereja S. Maria di Aracoeli, Italia - wikipedia.org

Yang mungkin tidak Anda ketahui adalah bahwa salah satu dari tiga laksamana yang memimpin pasukan Katolik di Lepanto adalah Andrea Doria. Dia membawa salinan kecil dari Our Lady of Guadalupe Meksiko ke dalam pertempuran. Gambar ini sekarang diabadikan dalam Gereja San Stefano [S. Stefanus] di Aveto, Italia. Tidak banyak yang tahu bahwa di Biara Our Lady of Guadalupe di Spanyol, orang dapat melihat lentera besar kapal perang yang direbut dari kaum Muslim dalam Pertempuran Lepanto. Di Roma, tengadahlah ke langit-langit Gereja S. Maria di Aracoeli dan lihatlah dekorasi emas yang diambil dari kapal Turki. Dalam Istana Doges di Venesia, Italia, orang dapat menyaksikan bendera Islam raksasa yang sekarang merupakan tanda kenang-kenangan dari sebuah kapal Turki yang tenggelam dalam kemenangan tersebut. Di Basilika Santa Mary Mayor di Roma, dekat makam St Paus Pius V agung, orang pernah sekali dapat melihat bendera Islam lainnya dari Pertempuran tersebut, sampai tahun 1965, ketika bendera itu dikembalikan ke Istanbul dengan maksud sebagai tanda kerukunan yang ramah.

Rosario

Di Lepanto, kejayaan atas kaum Muslim dimenangkan oleh kaum beriman yang mendaraskan Rosario. Di samping memiliki sejumlah keunggulan, Turki sungguh sangat berkuasa saat itu. Padre Pio berkata: “Rosario adalah senjata.” Dan bagaimana pun dia benar! Pertempuran Lepanto pada awalnya dirayakan secara liturgis sebagai “Our Lady of Victory“. Kemudian, hari raya 7 Oktober itu berganti nama “Our Lady of Rosario” [terjemahan lateral: Perempuan dari Rosario] dan meluas ke seluruh Gereja Universal oleh Paus Klemens XI tahun 1716 (yang mengkanonisasi Paus Pius V tahun 1712).

Dan dengan itu kita kembali ke Fatima, Portugal, tempat Bunda Maria, ketika ditanya namanya, mengatakan, “Aku adalah the Lady of Rosario” [terjemahan lateral: Aku adalah Perempuan dari Rosario]. Di Fatima, Bunda Maria mengajar kita untuk berdoa Rosario setiap hari. Surga memaparkan rencana perdamaiannya di Fatima dan sungguh memberi kami harapan bagi dunia. Pertobatan yang dijanjikan di Fatima; pertobatan orang-orang berdosa; pertobatan Rusia; dan apa yang juga tampak pertobatan Islam.

Our Lady of Rosario, doakanlah kami!

Catatan Kaki

1. Istilah yang apabila diterjemahkan lateral “Allah sedang menulis lurus dengan garis tidak lurus” ini sering diartikan sebagai “Allah bisa menjadikan yang salah, benar”.

  1. Terpujilah Nama Yesus, Maria dan Yosef untuk selama-lamanya. Amin

  2. Good story

  3. doa kan kami ya Bunda.. Aku tau, Tuhan Yesus tidak akan pernah menolah Engkau..amiiinnn..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: