MC - KCBM

Doa Salam Maria Selamatkan Seorang Pemuda dari Neraka

In Kisah Nyata on 06/04/2011 at 03:16

[Dikutip dari: The Glories of Mary, St. Alphonsus de Liguori]

Di tahun 1604, di sebuah kota di Belgium, ada dua pelajar muda yang suka berhura-hura daripada mengikuti pelajaran-pelajaran mereka.

Suatu malam mereka sedang berada di sebuah rumah dengan seorang wanita jahat; tetapi salah satu dari pemuda tersebut yang bernama Richard hanya berada di tempat itu sebentar saja dan kemudian kembali ke rumah. Ketika pemuda itu hendak pergi tidur, ia ingat bahwa ia belum menyebutkan beberapa doa Salam Maria-nya yang selalu menjadi kebiasaannya sehari-hari.

Ia sangat lelah dan setengah hati ingin tidak berdoa Salam Maria; bagaimanapun juga, ia memaksakan diri untuk menyelesaikan rutinitasnya tersebut, mengucapkan doa dengan setengah tertidur dan tidak ada devosi khusus. Lalu ia berbaring dan tidur.

Tiba-tiba ia terbangun karena sebuah ketukan pintu yang sangat keras. Pintu tertutup, tetapi kemudian tampak bayangan seorang laki-laki muda, mengerikan tak berbentuk, menembus pintu dan berdiri di hadapannya.

“Siapa kau?” teriak Richard.

“Kau tidak mengenal aku?” tanyanya

“Ah ya, sekarang, aku mengenalmu,” kata Richard. “Tetapi mengapa engkau berubah, dengan rupa seperti iblis!”

“Malang, betapa aku mahkluk yang menyedihkan,” kata temannya itu. “Aku terhukum! Ketika engkau meninggalkan rumah dosa itu, iblis datang dan menjerat leherku. Badanku tergeletak di jalanan; jiwaku sekarang berada di Neraka. Dan ketahuilah ini – nasib yang sama sebenarnya menunggumu juga, hanya saja Perawan Maria mengasihanimu karena perbuatan kecilmu berdoa Salam Maria setiap hari. Jika engkau bukanlah orang bodoh, ambillah keuntungan dari peringatan ini yang telah dikirimkan Bunda Allah kepadamu ini.”

Kemudian temannya itu membuka jubahnya, menunjukkan nyala-nyala api dan ular-ular yang menyiksanya, dan kemudian ia menghilang. Richard menangis tersedu-sedu bersimbah air mata, kemudian ia berlutut dan mengucap syukur kepada Maria pelindungnya. Kemudian ia berpikir bagaimana ia dapat mengubah hidupnya, ia mendengar suara bel biara Fransiskan berdentang untuk doa pagi.

”Di sanalah,” katanya, ”itu Tuhan memanggilku untuk bertobat.”

Ia segera pergi ke biara tersebut dan memohon kepada para Imam untuk menerimanya. Karena para Imam tahu akan kehidupan jahatnya, mereka ragu untuk menerimanya. Tetapi dengan menangis sesegukan, ia mengatakan kepada para Imam tentang apa yang telah terjadi. Dan setelah dua Imam dikirimkan ke jalan yang dimaksudkan dan menemukan mayat yang terjerat lehernya, lembam dan menghitam, barulah para Imam menerimanya.

Dari saat itu, pemuda itu menjalani hidup yang sangat baik dan untuk beberapa waktu yang lama mewartkan Injil di India, dan kemudian ke Jepang. Di sanalah ia mendapatkan kebahagiaan memberikan hidupnya untuk Yesus Kristus, ia dibakar hidup-hidup karena imannya di Nagasaki pada tanggal 10 September 1622.

Sang pemuda itu adalah :

Beato  LAMBERT TROUVEZ (RICHARD OF SAINT ANNE)

Imam Franciscan Friars Minor (Observants)
Lahir: 1585 di Ham-Sur-Heure, Hainaut (Belgia)
Mahkota kemartiran: 10 September 1622 di Nishizaka, Nagasaki (Jepang)


Sumber:

1. http://www.catholictradition.org/Mary/glories9.htm

2. http://newsaints.faithweb.com/martyrs/Japan02.htm

  1. Kisahyang menguatkan devosi saya kepada Bunda Maria dan bolehkah saya muat dalam buletin untuk lingkungan saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: