MC - KCBM

Bunda Maria dari Wisconsin

In Penampakan on 06/04/2011 at 11:37

 

Pengantar

David L. Ricken, uskup Keuskupan Green Bay, Wisconsin, USA, menyetujui karakter supernatural dari penampakan di tahun 1859 yang dialami seorang pekerja pertanian asal Belgia, Adele Brise, yang berusia 28 tahun. Sekitar 200 orang memadati kapel kecil di Shrine of Our Lady of Good Help pada 8 Desember 2010, dimana perayaan liturgi menampilkan homili Uskup Ricken yang secara resmi mengumumkan hasil positif dari investigasi atas peristiwa-peristiwa ajaib yang terjadi satu setengah abad lalu.

Uskup Ricken menyatakan:

Yang tersisa pada saya, uskup ke-12 Keuskupan Green Bay dan yang terendah dari hamba Maria, adalah menyatakan dengan kepastian moral dan sesuai dengan norma-norma Gereja bahwa peristiwa-peristiwa, penampakan-penampakan dan ucapan-ucapan diberikan kepada Adele Brise pada bulan Oktober 1859 memperlihatkan substansi karakter supernatural, dan saya dengan ini menyetujui penampakan-penampakan ini sebagai layak dipercaya (meskipun tidak wajib) oleh umat kristiani.

Pengumuman ini menempatkan penampakan Robinsonville itu ke dalam kategori penampakan yang diakui secara episkopal yang jumlahnya tidak lebih dari  9 sejak awal abad ke-20 dan 15 secara keseluruhan. Ini adalah penampakan pertama yang pernah disetujui dalam sejarah Amerika Serikat.

Deklarasi ini menyebabkan situs Our Lady of Good Help di Champion menjadi pertama dan satu2nya situs penampakan Perawan Maria Terberkati di US.

Kisah Penampakan

Penampakan tersebut – ada tiga kali – terjadi di tahun 1859. Bunda Maria berbicara kepada Adele Brise (1831-1896), seorang imigran muda asal Belgia.

Saat itu awal Oktober ketika Brise melihat Bunda Maria pertama kali: seorang perempuan berpakaian putih kemilau dengan ikat pinggang kuning mengitari pinggangnya dan sebuah mahkota dari bintang mengitari kepalanya.

Penampakan ini perlahan-lahan menghilang setelah sekian waktu, tanpa berbicara kepada Brise.

Hari Minggu selanjutnya, 9 Oktober, Brise dalam perjalanan ke Misa ketika Sang Perempuan kembali. Seusai Misa, Brise memiliki kesempatan untuk bertanya kepada romo yang mendengarkan pengakuan dosanya, mengenai penampakan-penampakan itu, dan sang romo mengatakan kepadanya bahwa jika seandainya itu pesan surgawi, dia akan melihatnya lagi. Sang romo menganjurkan dia untuk bertanya dalam Nama Tuhan, siapa itu dan apa yang diinginkan dari dia [Brise].

Dalam perjalanan pulang, Bunda Maria menampakkan diri lagi dan Brise melakukan apa yang bapa pengakuannya katakan tadi.

Aku adalah Ratu Surga yang berdoa untuk pertobatan para pendosa, dan aku ingin kamu melakukan hal yang sama,” Sang Perempuan menanggapi pertanyaan Brise. “Engkau menerima Komuni Suci pagi ini dan itu baik, Tapi engkau harus melakukan lebih. Lakukanlah pengakuan umum dan tawarkan Komuni untuk pertobatan para pendosa. Jika mereka tidak bertobat dan melakukan silih dosa, Putraku akan terpaksa menghukum mereka.

Salah satu wanita yang bersama Brise bertanya kepadanya dengan siapa dia sementara berbicara dan mengapa mereka tidak melihat seorang pun.

“Berlutut,” kata Brise. “Perempuan ini berkata dia adalah Ratu Surga.” Sang Perempuan tampak ramah pada rekan perjalanan Brise dan berkata, “Berbahagialah mereka yang percaya tanpa melihat.

Sang Perempuan melanjutkan, “Apa yang engkau lakukan di sini dalam kemalasan sementara rekan-rekanmu sementara bekerja dalam kebun anggur Putraku ?”

“Apa lagi yang bisa aku lakukan, Bunda sayang?” Brise bertanya.

Kumpulkan anak-anak di negeri liar ini dan ajari mereka apa yang mereka harus tahu untuk keselamatan.

“Tapi bagaimana aku harus mengajar mereka yang tahu begitu sedikit mengenai diriku?” jawab Brise.

Ajari mereka katekismus mereka, bagaimana menandai diri mereka sendiri dengan tanda salib, dan bagaimana mendekati sakramen-sakramen; itu adalah apa yang aku ingin kamu kerjakan,” kata Sang Perempuan. “Pergilah dan jangan takut apa pun. Aku akan menolong engkau.”

Ayah Brise membangun sebuah kapel kecil di situs tersebut dan Brise pergi memenuhi amanat Bunda Maria, sebuah misi yang dia lanjutkan sampai kematiannya di tahun 1896.

Penutup

Persetujuan Uskup Ricken muncul setelah penyelidikan hampir dua tahun atas peristiwa itu dan konsekuensinya, yang dimulai pada bulan Januari 2009.

Keuskupan Green Bay telah mempublikasikan informasi di situs Web-nya tentang penampakan di Gereja.

Laporan tersebut menjelaskan bahwa uskup diosesan dan bukan Tahta Suci ataupun konferensi uskup, yang bertanggung jawab untuk menilai otentitas dari penampakan-penampakan yang dilaporkan telah terjadi di keuskupannya.

Laporan lebih lanjut mencatat bahwa tidak semua dugaan penampakan-penampakan diberi persetujuan Gereja, dan di Amerika Serikat, misalnya, penampakan-penampakan yang diduga terjadi di Necedah, Wisconsin, dan Bayside, New York, setelah diperiksa, dinyatakan palsu.

“Tak seorang pun yang bisa membuktikan supranatural,” tutur pernyataan tersebut. “Gereja mengadili penampakan-penampakan berdasarkan konsistensi mereka dengan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Ajaran Gereja, manfaat rohani berikutnya dalam kehidupan orang, dan apakah ada sesuatu dalam kehidupan para visioner yang mengurangi kredibilitas laporan.

 


Sumber : http://www.zenit.org/

Terjemahan: chimp

Dekrit Keuskupan dapat dilihat diklik di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: