MC - KCBM

Bunda Maria dari Sakramen Maha Kudus

In Wawasan on 25/05/2011 at 11:23

Pesta: 13 Mei

St. Petrus Yulianus Eymard dari Perancis mempunyai devosi yang kuat kepada Ekaristi Kudus dan Bunda Maria; ia memulai kehidupan imamatnya dalam Serikat Maria. Hatinya berkobar dengan kerinduan untuk mengadakan adorasi abadi kepada Yesus dalam Sakramen Mahakudus yang ditahtakan di atas sebuah tahta agung mulia dengan dikelilingi oleh sejumlah besar adorator. Pada tanggal 2 Februari 1851, di rumah doa Fourvière, Santa Perawan Maria membuatnya mengerti betapa mendesaknya hal ini. “Masing-masing misteri Putraku memiliki suatu ordo religius demi menghormatinya. Hanya Ekaristi saja yang tak memilikinya ….” Setelah beberapa tahun dilewatkan dalam refleksi bijak dan pergulatan batin, dan dengan didorong oleh Paus Pius IX, St. Petrus Yulianus Eymard mendirikan Kongregasi Sakramen Mahakudus di Paris pada tanggal 13 Mei 1856.

Gelar Bunda dari Sakramen Mahakudus pertama-tama diberikan kepada Bunda Maria oleh St. Petrus Yulianus Eymard pada bulan Mei 1868, sementara ia berbicara kepada para novisnya. Beberapa tahun kemudian ia menggambarkan seperti bagaimana hendaknya patung itu: “Santa Perawan menggendong Kanak-kanak dalam tangannya; dan Ia memegang sebuah piala di satu tangan dan sebuah Hosti di tangan lainnya.” St Eymard mendorong mereka untuk berseru kepada Maria: “Bunda dari Sakramen Mahakudus, doakanlah kami yang memohon pertolonganmu!”

Di kemudian hari, Pius IX memperkaya doa ini dengan indulgensi. Selanjutnya, St. Pius X melakukan hal yang sama. Pada tangal 30 Desember 1905, beliau memberikan indulgensi 300 hari kepada umat beriman yang mendaraskan doa: “Bunda dari Sakramen Mahakudus, doakanlah kami.”

“Gelar ini, Bunda dari Sakramen Mahakudus, mungkin adalah yang paling bermakna dari semua,” kata St. Pius X.

Pada tahun 1921, Kongregasi untuk Ibadat memberikan otorisasi kepada Kongregasi Sakramen Mahakudus untuk merayakan setiap tahun, pada tanggal 13 Mei*, suatu “peringatan khidmad akan Santa Perawan,” dengan intensi menghormati Bunda Maria di bawah gelar “Bunda dari Sakramen Mahakudus.” Dan tentu saja, pesta ini masih terus dirayakan hingga kini dengan sukacita besar oleh segenap putera dan puteri rohani St. Petrus Yulianus Eymard.

Paus Beato Yohanes XXIII memaklumkan gelar Bunda dari Sakramen Mahakudus pada saat yang sama beliau memaklumkan St Petrus Yulianus Eymard sebagai santo pada tanggal 9 Desember 1962, di penghujung sesi terakhir Konsili Vatican Kedua.

* Semula tanggal 8 Mei sebagaimana yang ditetapkan oleh St. Petrus Yulianus Eymard, namun digeser guna menandai hubungan erat dengan Bunda Maria dari Fatima, yang dirayakan setiap tanggal 13 Mei ~ sumber.

Doa

Novena


Sumber: yesaya.indocell.net Edisi Mei 2011

Catatan: Artikel ini tampaknya diterjemahkan dari freerepublic.com

About these ads
  1. [...] 13 Mei : Santa Perawan Maria dari Fatima 13 Mei : Pesta Santa Perawan Maria dari Sakramen Maha Kudus [...]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: